Sukses Terbesar Dalam Hidupku: Sebuah contoh esai Beasiswa LPDP 2017

Gedung Marjorie & Arnold Ziff, Universitas Leeds, Inggris, pada 4 Juni 2013 (Sumber: Laura Into, Flickr.com).
Gedung Marjorie & Arnold Ziff, Universitas Leeds, Inggris, pada 4 Juni 2013 (Sumber: Laura Into, Flickr.com).

Artikel Selengkapnya dapat dibaca di:

https://www.kompasiana.com/santosaindonesia/5b2aa9d416835f06d5705154/sukses-terbesar-dalam-hidupku-sebuah-essai-untuk-seleksi-beasiswa-lpdp-2017

Hak Cipta – Copyright: CC BY-NC-ND 4.0 – Creative Commons

Kisah mu sangat mengagumkan, jangan meremehkannya dengan salin tempel (Your own story is amazing, do not underestimate it by copy paste).

Iklan

Kontribusiku Bagi Indonesia: Sebuah contoh esai Beasiswa LPDP 2017

Indonesia
Indonesia

Kontribusiku Bagi Indonesia
Santosa S. Putra, 2017

Saya adalah salah satu orang yang bangga dilahirkan di Nusantara. Hal yang selalu saya banggakan ketika saya berada di luar negeri adalah Bahasa Indonesia dan Budaya Indonesia. Bahasa Indonesia dipakai oleh sekitar 240 juta orang, yakni oleh sekian banyak suku dan ras yang tersebar di kepulauan Indonesia. Hal ini berbeda jika kita bandingkan dengan India yang menggunakan Bahasa Inggris dan mayoritas Amerika Latin yang memilih Bahasa Spanyol sebagai bahasa resmi negara. Indonesia juga berbeda dengan Cina, negara dengan populasi terbesar di dunia yang hanya memiliki satu budaya utama yaitu budaya Cina. Oleh karena itu, saya selalu berusaha memberikan kontribusi apa pun untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Salah satu kontribusi yang meninggalkan kesan di hati saya adalah ketika saya membangun jembatan bambu penghubung antar desa bersama masyarakat Dusun Santan, Bantul, Yogyakarta. Hal ini dilatarbelakangi oleh keluh kesah warga yang terpaksa harus menempuh jalur memutar untuk menuju desa sebelah. Saya bersama rekan-rekan yang menjalankan Kuliah Kerja Nyata di desa tersebut menyusun rancangan teknis jembatan dan proposal permohonan bantuan dana pembangunan. Warga bersama Tim KKN bergotong-royong dan menyelesaikan pembangunan jembatan bambu tersebut dalam waktu 1 bulan. Masyarakat dan anak sekolah yang tiap harinya harus beraktifitas di desa sebelah merasa sangat terbantu dengan adanya jembatan tersebut.

Saat ini saya bekerja sebagai peneliti muda bidang Sumber Daya Air. Saya mengemban tugas untuk menghadirkan teknik dan metode baru yang lebih mudah, murah, dan efisien bagi percepatan pembangunan infrastruktur pengairan di Indonesia. Secara praktis, saya bersama kolega peneliti di Pusat Litbang SDA memiliki kewenangan untuk menyusun pedoman teknis pembangunan infrastruktur pengairan. Pedoman teknis ini digunakan oleh pelaksana pembangunan proyek SDA agar dapat dihasilkan mutu produk yang dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, peneliti juga bertugas memberikan advis teknis mengenai upaya rekonstruksi pasca bencana yang terkait dengan daya rusak air. Laporan advis teknis ini menjadi landasan bagi proses pengajuan anggaran pembangunan infrastrur dan tindakan rekayasa sungai yang mendesak untuk dilaksanakan sehingga resiko terjadinya bencana yang lebih parah dapat dihindari.

Saya terlibat secara intensif sebagai anggota tim pengembangan kawasan pesisir Jakarta (National Capital Integrated Coastal Development). Misi ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Litbang Kementerian PUPR. Secara khusus, saya berperan dalam sub tim analisis kelayakan pembangunan waduk pengendali banjir di Ciawi, Bogor. Ancaman yang dihadapi adalah bahaya sedimentasi waduk sebelum umur rencana yang telah ditetapkan. Menggunakan data satelit dan data validasi hasil dari survei lapangan, kami memetakan DAS Ciliwung Hulu berdasarkan tingkat potensi erosi yang mungkin terjadi. Tim berkewajiban menentukan lokasi dan jumlah kantong sedimen yang krusial untuk dibangun. Upaya kontrol sedimen ini akan menjamin fungsi Calon Waduk Ciawi dalam mengendalikan volume puncak, luas genangan, dan durasi banjir di Jakarta.

Pada masa yang akan datang, saya ingin mendalami teknik penggunaan data satelit pada bidang pengairan. Saya sering menemui kendala ketidaksediaan data hidrologi saat berkoordinasi dengan otoritas pengelola sungai. Selain itu, permasalahan minimnya stasiun pengamatan data sungai membuat penggunaan data satelit menjadi solusi yang cukup menjanjikan. Saya termotivasi untuk menempuh pendidikan doktor di luar negeri untuk membuka peluang kerjasama terkait akses data satelit yang lebih luas. Akses ini dapat bermanfaat bagi pengembangan sektor pengairan saat saya telah kembali mengabdi di Indonesia nantinya.

Apabila saya mendapat kepercayaan untuk studi lanjut melalui program beasiswa LPDP, saya ingin menghasilkan pedoman teknis penggunaan data satelit untuk perencanaan pengelolaan sungai sebagai komponen dari disertasi saya. Pedoman ini dapat digunakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air untuk memetakan potensi ketersediaan air di daerah aliran sungai. Sistem ini juga akan bermanfaat sebagai landasan teknis bagi para pengambil kebijakan dalam menyusun strategi pengembangan daerah aliran sungai yang adil dan berkelanjutan. Keputusan yang dilandaskan pada kajian teknis diharapkan dapat lebih objektif dan tidak menimbulkan prasangka di kalangan masyarakat.

Terlepas dari itu semua, penulis sangat berharap dapat berjumpa dengan cendekiawan muda Indonesia melalui program beasiswa LPDP ini. Penulis ingin berbagi wawasan dan menjalin persahabatan dengan orang-orang yang memiliki komitmen tinggi dalam membangun Indonesia. Besar harapan penulis agar segenap cendekiawan muda dapat bersatu dan terus bekerja bersama untuk Indonesia Jaya.

Hak Cipta – Copyright: CC BY-NC-ND 4.0 – Creative Commons

Kisah mu sangat mengagumkan, jangan meremehkannya dengan salin tempel (Your own story is amazing, do not underestimate it by copy paste).

Peringatan dini banjir debris berbasis data satelit

Gambar masyarakat mengamati banjir debris di Tukad Yeh Sah, Gunung Agung, Bali, yang difoto oleh BNPB dan dipublikasikan oleh BBC (2017).
Gambar masyarakat mengamati banjir debris di Tukad Yeh Sah, Gunung Agung, Bali, yang difoto oleh BNPB dan dipublikasikan oleh BBC (2017).

Latar belakang

Kejadian banjir debris merupakan ancaman yang perlu dideteksi agar resiko kerugian dan korban bencana dapat dikurangi. Banjir debris dapat menyebabkan korban jiwa karena kedatangan banjir tidak disadari sebelumnya. karakteristik dari aliran banjir itu sendiri sangat berbeda dengan banjir fluvial pada umumnya. Sebagai gambaran umum, Iverson (1997) meneliti bahwa aliran banjir debris memiliki kecepatan sekitar 36 km/ jam dan sekitar 50-70% volumenya terdiri dari sedimen, batu, maupun material bawaan berupa batang kayu.

Beberapa tahun yang lalu, Alfieri dkk. (2012) berpendapat bahwa teknologi peringatan dini banjir debris masih memerlukan pengembangan pada lingkup kecepatan dan kehandalan sistem. Sistem peringatan dini yang ada perlu mendeteksi potensi banjir debris sedini mungkin, secukupnya waktu yang diperlukan oleh warga mengevakuasi diri. Sistem peringatan bahaya juga harus cukup handal agar informasi dapat sampai langsung ke masyarakat yang beraktivitas di daerah bahaya.

Namun demikian, kondisi ideal tersebut kadang sulit diwujudkan di Indonesia. Salah satu contoh yang dapat dicermati adalah kondisi sistem peringatan dini banjir debris di lereng Gunung Agung. Sistem peringatan dini sementara hanya didukung oleh 1 stasiun hujan pengairan dan 3 stasiun meteorologi-geofisika. Stasiun pengamatan tersebut adalah Stasiun Hujan Rendang,  Stasiun Meteorologi Sanglah, Stasiun Meteorologi Jembrana, dan Stasiun Meteorologi Bandara Ngurah Rai. Namun demikian, hanya Stasiun Rendang yang berjarak dalam radius 12 km dari Puncak Gunung Agung. Kondisi ini menyebabkan sistem peringatan dini banjir tidak dapat berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.

Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan data hujan spasial. Penggunaan data hujan spasial dari satelit untuk peringatan dini banjir telah banyak diaplikasikan di beberapa tempat. Sebagai studi kasus yang telah ada, Devoli et al. (2017) menggunakan data satelit untuk peramalan banjir debris di Norwegia bagian selatan. Pengggunaan data hujan berbasis satelit untuk peramalan debris juga sudah diujiterapkan di Jepang bagian barat (Shimizu et al., 2014) dan di Cina bagian barat daya (Wang et al., 2016).

Permasalahan

Untuk menjawab tuntutan sistem peringatan dini yang handal, diperlukan suatu sistem peringatan dini yang didukung dengan ketersediaan data hujan. Hal ini berarti peringatan banjir dihasilkan sebelum ataupun paling tidak saat terjadi hujan di daerah hulu sungai.

Lebih dari itu, perlu dikaji lebih mendalam keterkaitan antara profil intensitas hujan dari data satelit dengan karakteristik sedimen yang ada di daerah hulu. Perlu digambarkan secara spesifik hubungan antara potensi banjir debris, intensitas hujan, volume sedimen, dan kondisi mekanis dari endapan sedimen. Apabila ada dua kejadian hujan dengan intensitas yang sama, apakah akan menimbulkan volume sedimen terangkut yang sama?

Tujuan

Pada kurun waktu yang segera, dilakukan verifikasi data hujan berbasis satelit untuk peringatan dini banjir debris, serta dimodelkan karakteristik volume sedimen yang mungkin terangkut akibat hujan tersebut.

Kajian pustaka

Banjir debris adalah banjir dengan kecepatan tinggi yang membawa sedimen dengan konsentrasi tertentu (Takahashi, 2014). Banjir debris mengalirkan sedimen dari sumber sedimen di hulu, mengangkutnya dalam aliran pada daerah transportasi, dan mengendapkannya di daerah pengendapan. Pembagian zona aliran banjir debris tersebut didasarkan pada kemiringan dasar sungai, dan dapat dicermati lebih lanjut pada penelitian Wisoyo et al. (2017) yang merupakan rangkuman dari berbagai sumber.

Sedimen pada yang terendap di hulu akan terbawa ke hilir apabila gaya yang ditimbulkan oleh air melebihi gaya geser sedimen dengan sedimen yang ada di dasar sungai. Persamaan tranpor sedimen yang berlaku untuk kajian aliran debris adalah persamaan depth average model (Iverson et al., 2014), yakni:

Depth Average Model of Debris Flow

w = kinetic boundary condition (kg m2 / s2)

t = time (s)

h = water depth (m)

v and u = velocity component in x and y direction (m/s2)

Apabila tidak ada akumulasi air hujan di suatu lahan, maka tidak akan terjadi transport sedimen. menurut Coe et al. (2008), alur sungai juga terbentuk karena ada akumulasi aliran permukaan dari hujan yang tidak meresap ke dalam tanah.

Data hujan menjadi informasi dasar terkait potensi terjadinya banjir debris. Sumber data hujan yang digunakan adalah data hujan analisis ECMWF (van der Linden et al., 2017). Data tersebut memiliki resolusi 0.3 x 0.3 derajat astronomis. Data tersebut dapat digunakan dengan pemberitahuan sederhana ke organisasi penerbit data. Tidak diperlukan perizinan untuk keperluan riset non komersial. Data ECMWF juga pernah digunakan untuk studi kekeringan di Indonesia oleh Sutanto (2017).

Metodologi

Sungai lahar yang dipilih untuk menjadi sungai studi adalah Tukad Yeh Sah, Gunung Agung, Bali. Lokasi ini dipillih karena pasca Letusan G. Agung 27 November 2017, pernah terjadi banjir debris yang menimbulkan kerugian dan kerusakan infrastruktur di sekitar sungai. Pada bagian hilir sungai juga terdapat beberapa intake irigasi dan lokasi penambangan pasir yang berpotensi terdampak bencana debris.

Verifikasi penggunaan data hujan berbasis satelit diukur berdasarkan kejadian hujan di lapangan. Sistem yang digunakan adalah sistem bolean, dimana petugas lapangan memverifikasi apakah terjadi hujan atau tidak. Verifikasi intensitas hujan susah dilakukan, kecuali jika tersedia data stasiun hujan di lapangan. Hal serupa juga digunakan untuk pencatatan data banjir. Petugas verifikasi hanya perlu menentukan apakah terjadi banjir dengan ketinggian aliran melebihi level tertentu atau tidak. Posisi ataupun lokasi tempat petugas lapangan memberi informasi harus konsisten dan tercatat. Dilatih petugas lapangan yang merupakan penduduk sekitar sejumlah 6 orang. Dua orang merupakan penduduk daerah sumber debris, yakni pada area dengan kemiringan θ > 20°, dua orang pada daerah transportasi debris (10°<θ<20°), dan sisanya ditempatkan di daerah pengendapan debris (θ < 5°).

Pola hujan dari data satelit yang telah diverifikasi, kemudian dimodelkan menggunakan rainfall simulator di Laboratorium Lahar, Balai Sabo. Hujan dicurahkan ke atas model lereng alur sungai dengan karakteristik kepadatan sedimen yang disesuaikan dengan data lapangan. Dilakukan pencurahan hujan sesuai siklus hujan yang terjadi pada sebelum ataupun pada saat banjir debris terjadi. Sebagai contoh, kasus banjir debris Tukad Yeh Sah pada 27 November 2017.

Hipotesis

Data prakiraan hujan ECMWF dapat digunakan sebagai input peringatan dini banjir debris di lereng G. Agung dengan prediksi sedimen yang terangkut.

Kesimpulan

Usulan penelitian ini diharapkan dapat menmbuktikan hipotesis penelitian. Hasil verifikasi data hujan dari ECMWF dengan data pengamatan lapangan kemudian disajikan sebagai dasar pertimbangan tingkat kehandalan data. Data hujan juga digunakan sebagai dasar simulasi model inisiasi aliran debris menggunakan rainfall simulator di Laboratorium Lahar Balai Sabo.

Sistem yang telah dibangun diharapkan dapat disimpan pada server Balai Sabo, sebelum BWS Bali Penida memiliki server yang operasional. Diharapkan BWS Bali penida dapat segera membangun beberapa stasiun pengamatan hujan di lapangan untuk proses kalibrasi model.

Pustaka acuan

BBC Indonesia, “Banjir lahar dingin ‘mulai melanda’ sejumlah desa di lereng Gunung Agung“, http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-42133186, ditulis: 27 November 2017, diakses: 22 Januari 2018.

Iverson, Richard M. “The physics of debris flows.” Reviews of geophysics 35.3 (1997): 245-296.

Alfieri, Lorenzo, Peter Salamon, Florian Pappenberger, Fredrik Wetterhall, and Jutta Thielen. “Operational early warning systems for water-related hazards in Europe.” Environmental Science & Policy 21 (2012): 35-49.

Shimizu, Y., T. Ishizuka, N. Osanai, and T. Okazumi. “Feasibility Study on the Satellite Rainfall Data for Prediction of Sediment-Related Disaster by the Japanese Prediction Methodology.” In AGU Fall Meeting Abstracts. 2014.

Wang, Jun, Hui-Jun Wang, and Yang Hong. “Comparison of satellite-estimated and model-forecasted rainfall data during a deadly debris-flow event in Zhouqu, Northwest China.” Atmospheric and Oceanic Science Letters 9, no. 2 (2016): 139-145.

Wisoyo, A., and S. S. Putra. “Estimation of river based transportable volcanic material distribution using satellite DEM and precipitation data.” In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, vol. 54, no. 1, p. 012038. IOP Publishing, 2017.

Takahashi, Tamotsu. Debris flow: mechanics, prediction and countermeasures. CRC press, 2014.

Iverson, Richard M., and David L. George. “A depth-averaged debris-flow model that includes the effects of evolving dilatancy. I. Physical basis.” In Proc. r. soc. a, vol. 470, no. 2170, p. 20130819. The Royal Society, 2014.

Coe, Jeffrey A., David A. Kinner, and Jonathan W. Godt. “Initiation conditions for debris flows generated by runoff at Chalk Cliffs, central Colorado.” Geomorphology 96, no. 3 (2008): 270-297.

National Center for Atmospheric Research Staff (Eds). Last modified 05 Nov 2014. “The Climate Data Guide: Precipitation Data Sets: Overview & Comparison table.” Retrieved from https://climatedataguide.ucar.edu/climate-data/precipitation-data-sets-overview-comparison-table.

van der Linden, Roderick, Andreas H. Fink, Joaquim G. Pinto, and Tan Phan-Van. “The Dynamics of an Extreme Precipitation Event in Northeastern Vietnam in 2015 and Its Predictability in the ECMWF Ensemble Prediction System.” Weather and Forecasting 32, no. 3 (2017): 1041-1056.

Sutanto, Samuel Jonson, “Wawasan mengenai sistem peringatan dini kekeringan di Indonesia”, Jurnal Sumber Daya Air Vol.13 No. 1, Mei 2017: 53- 68

5 Hal yang perlu dipahami Programmer Web Newbie (Pemula) untuk menghindari kebuntuan [HTML, CSS, JS]

www.shutterstock.com
http://www.shutterstock.com

Setelah berjam-jam berkutik dengan kode HTML, CSS, dan JS tanpa menghasilkan solusi, saya dapat menarik suatu kesimpulan. Kesimpulan tersebut terkait kesalahan yang sering dilakukan oleh Programmer Web Newbie (Pemula) saat memulai coding, yakni masalah ketidaktahuan.

Kebuntuan penulisan kode selama berjam-jam dapat dialami apabila programmer web tidak menyadari 5 fakta unik yang akan dibahas dalam tulisan ini. Fakta-fakta tersebut unik karena kadang susah untuk dijelaskan dengan kata-kata. Selain itu, fakta ini kadang hanya bisa difahami setelah membaca beberapa teori yang terpisah.

Untuk menjawab kegalauan tersebut dan untuk menghindari kebuntuan selama berjam-jam, programmer pemula perlu mengerti tentang 5 fakta berikut ini:

1. Pemisahan file HTML, CSS, JS

Pisahkan kode HTML dari kode style CSS dan script JS. Hal ini bermanfaat saat debug (pemeriksaan kode yang error). Kode yang terpisah akan mempermudah dan mempercepat anda mencari kesalahan yang mungkin ada.

Hindari membuat style dalam kode HTML maupun JS (beresiko memperumit struktur kode).

baca juga: https://www.w3.org/wiki/The_web_standards_model_-_HTML_CSS_and_JavaScript

2.Penggunaan CSS Reset

Kadang kita telah menggunakan kode syle yang benar. Namun demikian, tidak terjadi perubahan pada tampilan. Hal ini dikarenakan browser masih menyimpan cache style css anda. Gunakan CSS reset agar browser menghapus cache style saat direload/ refresh.

baca juga: http://html5doctor.com/html-5-reset-stylesheet/

3.Perbedaan id dan class dalam CSS

Kadang kita mencampuradukkan id dan class dalam mendesain halaman web. Hal ini sangat berbahaya jika kita tidak benar-benar memahaminya. Anda dapat menggunakan id yang bersifat global dan unik dalam kode css. Sebagai kebalikannya, fungsi class bersifat lokal dan tidak unik jika digunakan. Pencampuran penggunaan id dan class dapat membuat style halaman web tidak berubah jika programmer tidak paham betul.

baca juga: https://css-tricks.com/the-difference-between-id-and-class/

4. Karakteristik inline-block dan block

Programer pemula juga perlu memahami bahwa ada perbedaan karakteristik objek inline-block dan block. Secara sederhana, anda pasti faham dengan picture wrap pada program MS Word. Perbedaan tersebut hampir sama dengan perbedaan inline-block dan block. Inline-block terpengaruh dengan text align sedangkan block tidak terpengaruh. Ada perbedaan kode terkait perataan (align)  suatu inline-block dengan block.

baca juga: https://www.impressivewebs.com/difference-block-inline-css/

5. Posisi absolute dan relative dari suatu block

Posisi mempengaruhi suatu block terkait penempatannya. Posisi absolute berarti mengacu kepada window browser (koordinat 0,0). Sedangkan posisi relatif berarti mengacu pada suatu objek lain dalam halawam web.

Apabila programmer tidak memberikan jenis posisi kepada suatu block, maka akan terjadi error tampilan. Error tersebut biasanya meliputi salah penempatan, pergeseran, padding, margin, background, dan lain-lain.

baca juga: https://css-tricks.com/absolute-relative-fixed-positioining-how-do-they-differ/

Demikianlah kelima hal yang perlu diperhatikan sebelum anda menulis kode untuk web anda. Semoga bermanfaat.

Salam 🤠💡🍃✨🙏🏼

Cara upgrade Windows 7 ke Windows 10 secara offline

Tutorial ini untuk anda yang memiliki lisensi Windows 7 Resmi – Original. Upgrade dapat dilakukan sebelum 31 Desember 2017.

Tutorial ini menggunakan metode “Create installation media (USB flash drive, DVD, or ISO file) to install Windows 10”.

Instalasi offline yang dimaksud dalam artikel ini adalah tidak perlu lagi mendownload windows updrager file yang ukurannya besar (sekitar 1 giga). Namun demikian, pada kenyataannya driver hardware ataupun program pelengkap lain mungkin masih diperlukan untuk didownload setelah upgrade. Jika ingin benar2 offline, silahkan mendownload juga driver hardware dan program pelengkap lainnya sebelum upgrade.

TAHAPAN PENGECEKAN AWAL

Anda harus memastikan beberapa hal berikut ini sebelum melakukan upgrade, yakni:

  1. Anda punya konensi internet handal.
  2. Komputer anda memiliki kapasistas penyimpanan yang cukup dan dalam kondisi kosong.
  3. Cek apakah komputer anda memiliki arsitektur 64-bit atau 32-bit.
  4. Cek apakah komputer anda memenuhi persyaratan minimum untuk diupgrade ke Windows 10 (dapat dilihat pada link ini).
  5. Cek dan catat versi windows anda saat sebelum di upgrade (versi windows awal, caranya masuk Control Panel > System, akan muncul informasi windows edition komputer anda)
  6. Cek hardware compatibility dari komputer anda juga (contoh RAM compatibility, Graphic Card Compatibility, sound card compatibility, dsb.) Maaf harus manual cek, contoh NVidia website untuk driver, dsb.
  7. Anda harus yakin juga bahwa anda menyimpan semua lisensi software berbayar yang terinstall di komputer anda, Ada resiko anda harus menginstall ulang software tersebut. Keberadaan lisensi software sangat penting untuk menghindari hilangnya lisensi software berbayar tersebut.
  8. Backup semua data penting ke tempat yang aman, misal eksternal hard disk, dsb. jangan simpan di hardisk yang sama. Beresiko data terhapus.

Ketentuan lain yang lebih lengkap dan valid harus dilihat di tautan berikut ini (WAJIB). https://www.microsoft.com/en-us/software-download/windows10#34de222e-6944-44aa-8f45-8e96988880a4

TAHAPAN PERSIAPAN TOOL UPGRADE

Anda harus mendownload tool upgrade pada link berikut ini dan menyimpan file tersebut di komputer anda. Download pada bagian Create Windows 10 installation media, pilih tombol download tool now. https://www.microsoft.com/en-us/software-download/windows10#34de222e-6944-44aa-8f45-8e96988880a4

Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah:

  1. Jalankan tool tersebut dengan klik kanan lalu run as administrator.
  2. Agree/ Accept to the license terms.
  3. Pada halaman What do you want to do?, pilihlah Create installation media for another PC, kemudian pilih Next.
  4. Pada bagian ini anda harus memilih versi 64bit atau 32 bit, bahasa yang digunakan, lalu pilih versi windows anda saat ini. Anda sebaiknya uncheck pilihan use the recommended option for this pc, isikan data yang sesuaikan dengan spek pc yang akan diupgrade, bukan pc yang lain.
  5. Pada halaman choose which media to use, anda dapat pilih iso file.
  6. Silahkan pilih lokasi dimana file instalasi akan disimpan.
  7. Kemudian proses download akan berlangsung. File cukup besar mungkin kurang lebih 1 giga, bisa kurang bisa lebih, namun cukup besar. Tunggu hingga download selesai.

Selain windows upgrader, anda juga perlu mendownload iso loader software. Salah satu contohnya adalah virtual clone drive. Anda bisa download software tersebut melalui link ini.

TAHAPAN UPGRADE WINDOWS

Anda harus meng-copy/ menyalin file windows upgrader (misal windows.iso) dan iso loader software (misal vcdrive.exe) ke komputer yang akan anda upgrade.

Ikutilah tahapan berikut ini:

  1. Install virtual clone drive di komputer yang akan anda upgrade.
  2. Jalankan virtual clone drive.
  3. Mount windows upgrader iso (misal windows.iso).
  4. Masuk ke windows explorer, buka disk virtual baru yang muncul, yakni disk virtual windows upgrader.
  5. Jalankan setup.exe dengan cara klik kanan lalu run as administrator.
  6. Ikuti tahap2 instalasi windows hingga selesai.

Ketentuan lain yang lebih lengkap dan valid harus dilihat di tautan berikut ini (WAJIB). https://www.microsoft.com/en-us/software-download/windows10#34de222e-6944-44aa-8f45-8e96988880a4

TAHAPAN PENYESUAIAN DRIVER

Pada beberapa kasus, anda perlu menyesuaikan driver hardware dan software pada komputer anda setelah proses upgrade dilakukan. Hal yang umum biasanya adalah upgrade driver graphic card, misal NVIDIA.

Dalam kasus ini anda harus membuka website NVIDIA GEFORCE untuk mendownload driver yang sesuai. Jika anda memilik metode manual, maka anda harus memasukkan spesifikasi komputer anda dan spesifikasi lainnya. Dari informasi ini anda akan dapat mendownload driver yang tepat/ cocok. Ada juga versi otomatis tapi jarang cocok saat akan diinstall. Anda juga dapat mendownload software Driver Easy untuk memberikan informasi driver NVIDIA yang tepat. Jika driver easy ternyata tidak gratis, maka ada alternatif lain yang gratis, yakni SlimDrivers – Free dan freedriverscout.

Ada banyak petunjuk instalasi driver setelah upgrade. Salah satunya dapat dilihat pada link berikut ini.

https://www.drivereasy.com/knowledge/tips-to-update-windows-10-nvidia-graphics-card-drivers-successfully/

https://www.windowscentral.com/how-fix-nvidia-control-panel-not-opening-windows-10-anniversary-update

Semoga bermanfaat.

Sukses untuk semua. 😀 🙏🏼🍃✨🍎

 

Ibu kita Kartini – Door duisternis tot licht

foto-perjumpaan-kartini-dengan-dua-ratu.jpg
Raden Adjeng kartini bersama suaminya. (Source: Wikimedia Commons)

Hari Kartini – 21 April 2017

Bagi saya, Ibu Kartini adalah putri raja yang mampu memberikan inspirasi bagi Bangsa Indonesia. Pernahkan sobat membaca tulisan-tulisan beliau selama masa perjuangan? Berikut beberapa cuplikan tulisan beliau yang berkesan di hati.### Harapan untuk generasi mendatang

# Makna perjuangan

“… dan kami yakin seyakin-yakinnya bahwa air mata kami, yang kini nampaknya mengalir sia-sia itu akan ikut menumbuhkan benih yang akan mekar menjadi bunga-bunga yang akan menyehatkan generasi-generasi mendatang.” (Surat R.A. Kartini kepada Ny. Abendanon 15 Juli 1902-Door duisternis tot licht (DDTL), hal. 214)

# Semangat pantang menyerah

“… andaikata aku jatuh di tengah-tengah perjalananku, aku akan mati bahagia, sebab bagaimanapun jalannya telah terbuka, dan aku telah ikut membantu membuka jalan itu yang menuju kepada kemerdekaan dan kebebasan Wanita Jawa (*baca: wanita Indonesia)” – DDTL halaman 81

# Bekerja tanpa lelah

“Aku masih melihat senyumnya yang membuat raut mukanya bercahaya ketika ia berkata: “Ah, ibu, aku mau hidup 100 tahun. Hidup ini terlalu pendek. Pekerjaan banyak sekali menunggu. Dan sekarang aku bahkan belum boleh memulai.” (R.A. Kartini kepada Nyonya Marie Ovink-Soer, yang sudah dianggap ibu oleh Kartini, sebagaimana ditulis Nyonya Marie dalam bukunya: Persoonlijke Herinnering aan R.A. Kartini)

# Harapan yang akan terwujud

“Teman-teman saya di sini mengatakan agar sebaiknya kami tidur saja barang 100 tahun. Kalau kami bangun nanti, kami baru akan tiba pada jaman yang baik. Jawa (* baca: Indonesia) pada saat itu sudah begitu majunya kami temukan, seperti apa yang selalu kami inginkan.” (Surat R.A. Kartini kepada Stella Zeehandelaar, 6 November 1899)

# Angan-angan Kartini

“… Semoga melalui banyak sekali penderitaan dan kesedihan, kami berhasil menciptakan sesuatu. Bagi rakyat kami. Terutama yang bermanfaat bagi kaum wanita kami – bagaimanapun kecilnya. Andaikata ini pun tidak terlaksana, semoga penderitaan dan perjuangan kami berhasil menarik perhatian khalayak ramai terhadap keadaan-keadaan yang perlu diperbaiki. Dan andaikata itu pun tidak dapat kami capai, wahai, setidaknya kami telah berusaha berbuat baik, dan kami yakin benar bahwa air mata kami, yang kini nampaknya mengalir sia-sia itu, akan ikut menumbuhkan benih yang kelak akan mekar menjadi bunga-bunga yang akan menyehatkan generasi-generasi mendatang.”

# Ibu mengenalkanku pada Tuhan

“… Tetapi yang sekarg menuntun kami untuk menemukan Tuhan ialah Ibu. Sungguh bodoh kami ini. Sepanjang hidup kami memiliki mutiara segunung di samping kami, tetapi kami tidak melihatnya”

# Kemauan untuk mengabdi pada kebaikan

“… Banyak sekali kejadian pada waktu akhir2 ini menunjukkan bahwa manusia hanya menimbang2. Tuhanlah yang akhirnya menetapkan. Semua itu merupakan peringatan kepada kita semua yang berpandangan picik supaya kita jangan sombong: jangan mengira bahwa kita mempunyai ‘kemauan sendiri’. ada suatu Kekuasaan yang lebih tinggi dan lebih besar daripada semua kekuasaan di dunia. Ada Kemauan yang lebih kuat dan lebih kuasa daipada semua kemauan manusia dijadikan satu. Celakalah orang yang membusungkan dadanya dan mengira bahwa kemauannya adalah sekuat baja! Hanya ada satu kemauan yang boleh dan harus kita miliki, yaitu kemauan untuk mengabdi kepada Kebaikan!… Sekarang kami memegang erat tangan Dia. Dia-lah yang mengarahkan kami, menilai dengan penuh kasih sayang… Di situ GELAP MENJADI TERANG, taufan menjadi angin tenang. Sebetulnya semua di sekitar kami masih sama saja, tetapi bagi kami telah tidak sama lagi. Telah terjadi perubahan dai dalam kami yang menyinari segala2nya dengan cahaya-Nya. Kami merasa tenang dan damai dalam jiwa kami… Kami selalu memohon agar diberi kekuatan untuk memikul baik duka maupun suka. Terutama dalam suka, sebab dalam bersuka ria terdapat godaan”

# Pemimpin ada bersama rakyatnya

“Untuk pertama kali namaku disebut di muka umum bersama rakyatku. Di situlah tempat namaku seterusnya. Aku bangga Stella, bahwa namaku disebut senafas dengan rakyatku!”

# Bangga akan seni rakyat

“Hura! Untuk kesenian dan kerajinan rakyat kami! Hari depannya sudah pasti akan cemerlang. Aku sulit untuk mengatakan betapa girang, terima kasih dan beruntungnya kami di sini. Kami sangat bangga atas rakyat kami. Mereka yang kurang dikenal dan karena itu juga kurang dihargai. … Gagasan yang puitis pun dapat terjelma dalam bentuk-bentuk yang indah, garis-garis yang ramping, mengombak dan melenggok dalam warna-warna cemerlang.” (Surat Kartini kepada E.C. Abendanon, anak dari Mr. J.H. Abendanon)

# Manusia tidak bisa membuat air

Betapa sedihnya melihat bibit yang ditanam menyoklat dan layu. Dan kami tak dapat berbuat apa-apa. Manusia tak bisa membuat air. Kirimkan pada kami dingin dari negerimu. Nyonya boleh mengambil panas dari sini seberapa Nyonya mau.” (Surat Kartini kepada Nyonya Nellie van Kool)### Hujan dan kekeringan
Sementara orang-orang dengan cemas menunggu datangnya musim hujan yang akan membanjiri daerah ini. Sungguh tanah yang malang! Pada musim kemarau ia gersang dan pada musim hujan ia kebanjiran.” (Surat Kartini kepada Stella)

# Sang pelopor zaman

“Pada jaman manapun dan dalam bidang apapun, kaum pelopor selalu mengalami rintangan-rintangan hebat. Itu kami sudah tahu. Tetapi betapa nikmatnya memiliki suatu cita-cita. Suatu panggilan. Katakanlah kami ini orang-orang gila… Atau apa saja… Tetapi kami tidak dapat berbuat lain. Kami tidak berhak untuk tinggal bodoh, bagaikan orang-orang yang tidak berarti. Keningratan membawa kewajiban.” (Kartini, awal 1900)

# Bangga menjadi pendidik

“Karena saya yakin sedalam-dalamnya bahwa wanita dapat memberi pengaruh besar kepada masyarakat, maka tidak ada yang lebih saya inginkan daripada menjadi guru, supaya kelak dapat mendidik gadis-gadis dari para pejabat tinggi kita. O, saya ingin sekali menuntun anak-anak itu, membentuk watak mereka, mengembangkan pikiran mereka yang muda, membina mereka menjadi wanita-wanita masa depan, supaya mereka kelak dapat meneruskan segala yang baik itu. Masyarakat kita pasti bahagia kalau wanita-wanitanya mendapat pendidikan yang baik.

# Menjadi pribadi yang sejati

“Kami sekali-kali tidak ingin membuat murid-murid kami menjadi orang-orang setengah Eropah atau orang Jawa-Eropah. Dengan pendidikan bebas kami bermaksud pertama-tama membuat orang Jawa menjadi orang Jawa sejati, yang menyala-nyala dengan cinta dan semangat terhadap nusa bangsanya, terbuka dengan mata dan hati terhadap keindahan serta kebutuhannya. Kami hendak memberikan kepada mereka segala yang baik dari kebudayaan Eropah, bukan untuk mendesak atau mengganti keindahan mereka sendiri, melainkan untuk menyempurnakannya.”

# Kartini Putri Raja

“Sebelum kau menanyakan, aku tidak pernah memikirkan bahwa aku, seperti katamu, adalah keturunan ningrat tinggi. Apakah aku seorang putri raja? Bukan.”

#Arti kebangsawanan

“Bagiku hanya ada dua jenis kebangsawanan: kebangsawanan jiwa (akal) dan kebangsawanan budi (perasaan). Menurut perasaanku tidak ada yang lebih gila dan menggelikan daripada orang-orang yang membanggakan keturunannya. apakah sebenarnya jasanya dilahirkan sebagai seorang bangsawan? Dengan otakku yang kecil ini aku tidak dapat menangkapnya…”

# Kaum ningrat bagi rakyat

“Apa gunanya kaum ningrat yang dijunjung tinggi itu bagi rakyat, kalau mereka dipergunakan oleh Pemerintah untuk memerintah rakyat? Sampai sekarang tidak ada, atau sangat sedikit, yang menguntungkan bagi rakyat. Lebih banyak merugikan – kalau kaum ningrat menyalahgunakan kekuasaannya. Ini tidak jarang terjadi. Keadaan demikian itu harus berubah.”

# Kartini untuk Pendidikan

“Kaum ningrat harus pantas untuk bisa dijadikan pujaan rakyat; sehingga akan banyak mafaatnya untuk rakyat. Pemerintah harus membawa kaum ningrat ke arah itu. Dan satu-satunya jalan ialah memberi PENDIDIKAN yang mantap, yang tidak semata-mata didasarkan pada pengembangan intelektuil, melainkan terutama pada pembinaan watak… Banyak sekali contoh yang membuktikan bahwa tingkat kecerdasan otak yang tinggi sama sekali bukan jaminan akan adanya keagungan moral.”

# Ironi mimpi dan tradisi

“Gadis itu kini telah berusia 12,5 tahun. Waktu telah tiba baginya untuk mengucap selamat tinggal pada masa kanak-kanak. Dan meninggalkan bangku sekolah, tempat dimana ia ingin terus tinggal. Meninggalkan sahabat-sahabat Eropah-nya, di tengah mana ia selalu ingin terus berada. Ia tahu, sangat tahu bahkan, pintu sekolah yang memberinya kesenangan yang tak berkeputusan telah tertutup baginya. Berpisah dengan gurunya yang telah mengucap kata perpisahan yang begitu manis. Berpisah dengan teman-teman yang menjabat tangannya erat-erat dengan air mata berlinangan. Telah berlalu! Semuanya telah berlalu! Pintu sekolah telah tertutup di belakangnya dan rumah ayah menerimanya dengan penuh kasih sayang. Rumah itu besar. Halamannya pun luas sekali. Tetapi begitu tebal dan tinggi tembok yang mengelilinginya.”

# Pandangan orang lain

“Mengapa kami ditindas? Itu membuat kami memberontak. Mengapa kami harus mundur? Mengapa sayap kami harus dipotong? Tak lain karena tuduhan dan fitnah orang-orang kerdil yang berpandangan picik. Untuk memuaskan orang-orang macam itulah kami harus melepaskan cita-cita kami. Andaikan betul-betul perlu, benar-benar tidak dapat dielakkan, kami akan tunduk. Namun kenyataannya tidak demikian. Segala-galanya berkisar pada pendapat umum. Semua harus dikorbankan untuk itu. Dikatakan: Orang akan bilang ini atau bilang itu, kalau kami lakukan apa yang kami lakukan dengan seluruh jiwa kami. Dan siapakah orang-orang itu? Dan untuk orang-orang macam itu kami harus menekan keinginan kami, harus membunuh cita-cita kami, dan mundur kembali ke alam gelap.” (Kartini, 1901)

# Kesepadanan Pria dan Wanita

“Lalu akan saya robohkan rintangan-rintangan yang dengan bodoh telah dibangun untuk memisahkan kedua jenis. Saya yakin, kalau ini sudah terlaksana, akan banyak manfaatnya, terutama untuk pria. Saya tidak percaya bahwa pria yang berpendidikan dan mempunyai sopan santun akan sengaja menghindari pergaulan dengan wanita-wanita yang berpendidikan dan berpandangan setaraf dengan mereka…”

# Kartini dan Ibu Pertiwi

“Dalam kebudayaan kita sering disebut-sebut Ibu Pertiwi. Bagi saya Ibu Pertiwi bukanlah suatu dewi. Tetapi apabila kita hendak melambangkan sumber kekuatan dari perlambang itu, marilah kita memandang sumber-sumber yang nyata, yang kongkrit, dalam diri beratus-ratus, beribu-ribu ibu, yang dengan penuh ketekunan mengasuh, menjaga, dan memungkinkan kita memberikan darma bakti kepada nusa dan bangsa, kepada tanah air yang kita cintai bersama.”

# Tugas alam untuk wanita

“Siapakah yang akan menyangkal bahwa wanita memegang peranan penting dalam hal pendidikan moral pada masyarakat. Dialah orang yang sangat tepat pada tempatnya. Ia dapat menyumbang banyak (atau boleh dikatakan terbanyak) untuk meninggikan taraf moral masyarakat. Alam sendirilah yang memberikan tugas itu padanya.

# Wanita pendidik mula-mula

Sebagai seorang ibu, wanita merupakan pengajar dan pendidik yang pertama. Dalam pangkuannyalah seorang anak pertama-tama belajar merasa, berpikir dan berbicara, dan dalam banyak hal pendidikan pertama ini mempunyai arti yang besar bagi seluruh hidup anak…”

# Kebaikan atau kejahatan

“Tangan ibulah yang dapat meletakkan dalam hati sanubari manusia unsur pertama kebaikan atau kejahatan, yang nantinya akan sangat berarti dan berpengaruh pada kehidupan selanjutnya. Tidak begitu saja dikatakan bahwa kebaikan ataupun kejahatan itu diminum bersama susu ibu. Dan bagaimanakah ibu Jawa dapat mendidik anak kalau ia sendiri tidak berpendidikan?”

# Keluarga mendidik

“Hanya sekolah saja tidak dapat memajukan masyarakat. Lingkungan keluarga (orang tua) harus membantu juga. Malahan lebih-lebih dari lingkungan keluargalah yang seharusnya datang kekuatan mendidik. Ingatlah! Keluarga (orang tua) dapat memberikan pengaruhnya siang-malam, sedang sekolah hanya beberapa jam saja…”

# Wanita perlu pendidikan

“Binalah mereka (putri2 bangsawan) menjadi ibu2 yang pandai, cakap dan sopan. Mereka akan giat menyebarkan kebudayaan di kalangan rakyat. Sadar akan panggilan moral dalam masyarakat mereka akan menjadi ibu2 yang penuh kasih sayang, pendidik yang baik dan berguna bagi masyarakat yang memerlukan bantuan dalam segala bidang.” (Berikanlah Pendidikan Kepada Bangsa Jawa *baca: Indonesia) Nota R.A. Kartini tahun 1903 yang dipublikasikan melalui berbagai surat kabar.

# Emansipasi wanita

“Akan datang juga kiranya keadaan baru dalam dunia bumiputra, kalau bukan oleh karena kami, tentu oleh orang lain, kemerdekaan perempuan telah terbayang-bayang di udara, sudah ditakdirkan…” (Surat R.A. Kartini kepada temannya Zeehandelaar, 9 Januari 1901)

Nice day 🙂

An sample of the original source: https://archive.org/details/doorduisternisto35220gut

Sumber Terjemahan: http://www.kompasiana.com/dhimaswisnumahendra/mengenal-dan-memahami-pemikiran-ibu-kita-kartini-melalui-tulisan-tulisannya_550ff616813311d138bc602d

Sumber Terjemahan lain: http://aran26.blogspot.co.id/2013/04/surat-surat-ra-kartini.html

Michi-no-Eki Jepang inspirasi Anjungan Cerdas Bendungan Tugu Trenggalek 2017

@regrann from @rizalwre08 - site bendungan tugu tampak atas with drone #picdrone#
@regrann from @rizalwre08 – site bendungan tugu tampak atas with drone #picdrone#

Selayang Pandang

Michi-no-Eki adalah tempat istirahat di pinggir jalan bagi para pengemudi di seluruh Jepang. Michi-no-Eki yang terletak di sepanjang jalan raya nasional dan memberikan ruang bebas parkir, toilet, dan informasi daerah dan wisata bagi wisatawan yang melintas.

Saat ini ada lebih dari 1.000 lokasi di seluruh Jepang.

(michi-no-eki.jp, 8 Maret 2017)

Anjungan Cerdas di Bendungan Tugu direncanakan dibangun di atas tanah seluas 4,6 hektar. Tanah tersebut terdiri dari 2,4 hektar yang disediakan Ditjen Sumber Daya Air (SDA) dan ditambah tanah yang dibebaskan BPIW seluas 2,2 hektar.

(pu.go.id, 16 September 2016)

Anjungan Cerdas direncanakan akan dibangun secara multiyear di lahan seluas 3-5 hektar dan diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp 70 miliar untuk satu anjungan.

(bpiw.pu.go.id, 1 Maret 2016)

Desain Rest area dilengkapi dengan adanya toko cinderamata dan makanan serta pemandangan alam.

(Public Works Research Institute – PWRI, 2017)

Pemerintah Jepang menggunakan teknologi drone untuk pemetaan cepat lokasi longsor pada daerah bencana.

(Fritz, 2016)

 

Solusi Penanganan

Salah satu solusi yang wajib ditempuh untuk penanganan longsor adalah pembangunan system monitoring dan peringatan dini longsor.

(Liao et al., 2010)

Restorasi hutan pada tebing dengan spesies tanaman yang berakar dalam dan menembus bidang longsor wajib dilakukan. Terutama pada daerah kaki lereng. Pada tengah lereng, kedalaman longsor sangat besar sehingga sulit dijangkau oleh akar tanaman.

(Chen, Wu and Lin, 2014)

Mekanisme cut and fill dari lereng yang berpotensi longsor adalah solusi yang umum dilakukan namun membutuhkan biaya yang cukup besar. Selain itu, material timmbunan memerlukan treatment khusus agar tidak masuk ke dalam area calon waduk.

(Jiang et al., 2016)

Solusi lain adalah dengan memasang anti sliding pile di kaki lereng yang berpotensi longsor tipe gelincir. Tembok ini berfungsi mencegah gelincir dengan menahan kaki lereng.

(Meng et al., 2010)

Lokasi bidang gelincir dari tebing wajib dianalisis agar dapat diketahui massa lereng yang akan longsor. Hal yang berbahaya adalah jika jalan/ lahan yang dilindungi terletak di atas bidang gelincir. Hal ini menunjukkan resiko bahwa objek yang dilindungi berpotensi ikut tergeser jika terjadi longsor.

(Nie, Zhang and Jian, 2011)

Tindakan pencegahan longsor adalah mengurangi beban berat lereng, meningkatkan daya tahan lereng terhadap gaya geser, dan mengurangi tekanan hidrostatis pada lereng. Secara praktis, hal yang dapat dilakukan adalah membuat struktur penahan longsor, pemasangan angkur, tiang pancang kumulatif, membuat saluran drainase bawah permukaan, terasering, dan sebagainya.

(Ding and Wang, 2009; Sun et al., 2010; Qin, Tu and Ge, 2012; Wang, Fu and Zhao, 2012; Zhang et al., 2017)

 

Daftar Pustaka

Chen, Y.-C., Wu, C.-F. and Lin, S.-H. (2014) ‘Mechanisms of Forest Restoration in Landslide Treatment Areas’, Sustainability, 6(10), pp. 6766–6780. doi: 10.3390/su6106766.

Ding, Y. and Wang, Q. (2009) ‘Remediation and analysis of kinematic behaviour of a roadway landslide in the upper Minjiang River, Southwest China’, Environmental Geology, 58(7), p. 1521. doi: 10.1007/s00254-008-1653-x.

Fritz, A. (2016) Drone video over Japan earthquake site shows massive landslides and fractured Earth – The Washington Post, Washington Post. Available at: https://www.washingtonpost.com/news/capital-weather-gang/wp/2016/04/18/drone-video-over-japan-earthquake-site-shows-massive-landslides-fractured-earth/?utm_term=.f6e87b3c7ad3 (Accessed: 8 March 2017).

Jiang, Q., Wei, W., Xie, N. and Zhou, C. (2016) ‘Stability analysis and treatment of a reservoir landslide under impounding conditions: a case study’, Environmental Earth Sciences, 75(1), p. 2. doi: 10.1007/s12665-015-4790-z.

Liao, Z., Hong, Y., Wang, J., Fukuoka, H., Sassa, K., Karnawati, D. and Fathani, F. (2010) ‘Prototyping an experimental early warning system for rainfall-induced landslides in Indonesia using satellite remote sensing and geospatial datasets’, Landslides, 7(3), pp. 317–324. doi: 10.1007/s10346-010-0219-7.

Meng, Y., Chai, H., Li, H. and Li, C. (2010) ‘Mechanism Analysis and Treatment Study of Modui Landslide in No. 317 National Highway’, in ICCTP 2010. Reston, VA: American Society of Civil Engineers, pp. 2983–2990. doi: 10.1061/41127(382)317.

Nie, L., Zhang, M. and Jian, H. Q. (2011) ‘Study on the Mechanism of the Landslide of Heda Expressway K377’, Advanced Materials Research, 255–260, pp. 3437–3443. doi: 10.4028/www.scientific.net/AMR.255-260.3437.

Public Works Research Institute – PWRI (2017) Research outline – Public Works Research Institute, PWRI. Available at: http://www.pwri.go.jp/eng/about/pr/webmag/wm030/kenkyu.html (Accessed: 8 March 2017).

Qin, F. Y., Tu, J. S. and Ge, Q. Y. (2012) ‘Study on Retaining Work of the Engineering Landslide’, Applied Mechanics and Materials, 166–169, pp. 2566–2569. doi: 10.4028/www.scientific.net/AMM.166-169.2566.

Sun, H., Wong, L. N. Y., Shang, Y., Shen, Y. and Lü, Q. (2010) ‘Evaluation of drainage tunnel effectiveness in landslide control’, Landslides, 7(4), pp. 445–454. doi: 10.1007/s10346-010-0210-3.

Wang, S. F., Fu, Y. P. and Zhao, X. (2012) ‘Experimental Research on Failure Mode of Micro-Pile in Landslide Reinforcement’, Applied Mechanics and Materials, 226–228, pp. 1338–1342. doi: 10.4028/www.scientific.net/AMM.226-228.1338.

Zhang, M., Nie, L., Li, Z. and Xu, Y. (2017) ‘Fuzzy multi-objective and groups decision method in optimal selection of landslide treatment scheme’, Cluster Computing. doi: 10.1007/s10586-017-0790-y.